Jelang Lawan Persija, Gubernur Nurdin Pantau Latihan 757 Kepri Jaya

oleh
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun memberikan arahan kepada pemain 757 Kepri Jaya jelang lawan Persija Jakarta. (F-News Kepri/Mazpram)

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun yakin para pemuda Kepri memiliki potensi dan kemampuan untuk terus dikembangkan. Mereka juga dapat mengharumkan nama Kepri di kancah olah raga cabang sepak bola. Karena itu dirinya hadir di tengah-tengah para pemain yang sedang menyelesaikan latihan terakhir sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pemain 757 Kepri Jaya.

“Kami sengaja datang ke sini sebagai tambahan motivasi untuk para pemain agar tampil maksimal yang tentunya dapat selalu menjadi kebanggaan Kepri,” ujar Nurdin saat menyaksikan Latihan Terakhir Tim 757 Kepri Jaya Jelang Melawan Persija Jakarta di Komplek Batamindo, Muka Kuning, Kota Batam, Sabtu (19/1) petang.

Sepakbola sendiri merupakan salah satu cabang olah raga yang paling digemari masyarakat. Tidak ketinggalan Kepri hadir dengan 757 Kepri Jaya nya untuk berpartisipasi menampilkan yang terbaik di level nasional. Nurdin memuji kerja keras dari para pemain tersebut untuk dapat tampil maksimal di setiap ajang.

“Kita selalu memonitor perkembangan para pemain dan pola permainan tim, tadi kita lihat para pemain begitu semangat berlatih, InsyaAllah nanti kita akan hadir menonton langsung pertandingan melawan Persija,” lanjut Nurdin.

757 Kepri Jaya sendiri ikut berpartisipasi dalam ajang Piala Indonesia Tahun 2019, setelah mengalahkan tim-tim Liga 2 pada babak sebelumnya yakni PSPS Pekanbaru dan PSMS Medan, 757 Kepri Jaya berhak maju ke babak 32 besar dan langsung menghadapi Persija Jakarta yang notabene adalah Juara Liga I Musim 2018. Kedua tim direncanakan akan bertanding pada pertemuan pertama di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi Barat pada Rabu (23/1) pukul 15.00 WIB.

Nama besar dan prestasi Persija sendiri menurut Nurdin harus menjadi salah satu motivasi besar dan tambahan semangat untuk dapat berjuang memberikan yang terbaik. Apalagi sepak bola tidak selalu dinilai dari statistik di atas kertas namun bagaimana hasil akhir di lapangan.

“Bola itu bundar, bikin kocar kacir lawan, bawa kegembiraan dan semangat sportivitas serta kebanggaan masyarakat,” tambah Nurdin lagi.

Untuk itu kepada para pemain dan oficial tim, Nurdin berpesan untuk terus semangat dan berdoa, yakinkan kepada diri sendiri bahwa menampilkan kemampuan terbaik adalah keharusan agar kemenangan dapat diraih.

“Selamat berjuang, karena didalam keberangkatan pemain ada doa semua masyarakat Kepri, pulanglah dengan membawa berita gembira yakni kemenangan,” tutup Nurdin. (thom-mazpram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *