Ditantang 757 Kepri Jaya, Persija Jakarta: Kami Tak Ingin Main Main

oleh
Pemain Persija Jakarta saat merayakan kemenangan. (F-Internet/Kampiun)

JAKARTA – Persija Jakarta akan menghadapi klub Liga 3, 757 Kepri Jaya, pada 32 besar Piala Indonesia 2018. Meski bertemu tim beda kasta, Persija yang berstatus juara Liga 1 2018 berjanji tak bakal main-main.

Asisten pelatih Persija, Mustaqim, menegaskan timnya tak memandang sebelah mata kekuatan Kepri 757 Jaya.

“Siapa pun lawan kami, target kami sejak awal adalah memenangi pertandingan. Kami tidak akan main-main. Kami meyakini lawan yang menghadapi Persija juga tidak akan main-main. Kalau kami terlena dan tidak mempersiapkan diri nanti hasilnya akan negatif,” ujar Mustaqim, Rabu (9/1/2019).

Saat ini Persija masih ditangani langsung Mustaqim hingga mendapat pelatih kepala baru setelah tak lagi ditangani Stefano Cugurra Teco. Ivan Kolev yang akan menjadi pelatih baru tiba di Jakarta pada 13 Januari 2019.

Jika Kolev benar-benar menjadi pelatih Persija, maka dua pertandingan 32 besar Piala Indonesia 2018 yang digelar antara 22 Januari hingga 6 Februari 2019 itu akan menjadi dua laga resmi pertamanya bersama Macan Kemayoran. Setelah itu Persija akan berlaga di Kualifikasi Liga Champions 2019.

Sementara itu, kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menilai Persija melaju di trek yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Indonesia 2018. Persija yang sudah mulai berlatih sejak Senin (7/1/2019), tinggal fokus ke Piala Indonesia 2018.

“Persiapan sangat bagus bagi Persija untuk menghadapi laga di Piala Indonesia. Kondisi fisik para pemain bagus sehingga nanti hanya tinggal memilih siapa pemain yang paling siap untuk bermain di dua laga tersebut,” ujar kapten Persija Jakarta¬†itu.

Persija Jakarta lolos ke babak 32 Besar setelah menang tipis 1-0 atas Bogor FC yang berstatus sebagai tim Liga 3. Saat itu, gol kemenangan Macan Kemayoran dicetak oleh Osas Saha.

Adapun, Kepri 757 Jaya lolos ke babak 32 besar usai menyingkirkan klub Liga 1 PSMS Medan. Dalam laga tersebut, Kepri lolos usai menang adu penalti 4-3 setelah sebelumnya berhasil menahan tim yang musim ini terdegradasi dari Liga 1 itu dengan skor 1-1 di waktu normal. (oik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *