Banyak Masyarakat Kepri Berobat Diluar Negeri, Ini Alasannya

oleh
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun saat sidak di RSUP Kepri beberapa waktu yang lalu. (F-Istimewa)

TANJUNGPINANG – Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau biasanya jika berobat atau ada penangan serius dalam perawatan pasti rata rata hampir memilih berobat keluar negeri seperti Malaysia dan Singapore dibandingkan berobat ke Jakarta.

Menurut Pengamat Ekonomi Tri Hermawanto, merupakan hal yang wajar jika seseorang lebih memilih untuk melakukan pengobatan di luar negeri jika dibanding di dalam negeri. Pasalnya, biaya pengobatan pada rumah sakit di luar negeri, seperti di Malaysia dan Singapore justru jauh lebih murah jika dibandingkan dengan di Indonesia.

“Contohnya rumah sakit yang kelola pemerintah, malah lebih mahal 3 kali jika dibandingkan dengan dari rumah swasta yang ada di Malaysia,” ujar Tri di sela-sela Seminar Kebangsaan Bangkitlah Ekonomi Islam di Hotel Amir, Batam, Jum’at (11/01/2019).

Selain masalah biaya pengobatan, masalah jarak tempuh juga menjadi pertimbangan masyarakat. Hal ini mengingat wilayah Indonesia yang luas dan sebagian besar rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap berada di Jakarta.

“Kalau orang Kepri, wajar mereka lebih milih ke berobat ke Johor (Malaysia) dari pada ke Jakarta. Dari Batam kan bisa pakai kapal Ferry yang ongkosnya lebih murah dibandingkan dengan menggunakan pesawat ke Jakarta. Kalau dari sini kalau kita naik Garuda (Indonesia) ke Jakarta bisa Rp 1,6 juta. Itu untuk ongkosnya per jalannya saja,” kata dia.

Meski demikian, Tri menilai kondisi tersebut tidak akan menjadi masalah mengingat dengan jumlah penduduk banyak, kebutuhan akan dokter di Indonesia juga besar.

“Ya biarkan saja kondisinya seperti itu. Sebetulnya saat ini juga mulai ada, seperti ada dokter dari Singapura sudah prakter disini. Kalau itu dilarang, nanti malah orang Indonesia yang berobatnya ke luar negeri,” tandas dia. (thom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *